Agarsituasi tidak makin buruk, ini 5 cara bijak hadapi fitnah yang ditujukan padamu. Yuk kita simak! 1. Tetap tenang dan menjaga emosi. Hal pertama yang harus kamu ingat ketika difitnah orang lain adalah untuk tetap tenang dan jangan terbawa emosi dahulu. Jangan sampai kamu lepas kendali dan melakukan hal-hal yang tidak seharusnya, yang AnamyhusnaBlog's ~ Adalah blog dengan konten kata kata bijak, kata kata motivasi dan kata kata mutiara terbaru dari berbagai sumber Samuelmengatakan, informasi terkait dugaan pelecehan seksual yang sudah disebarluaskan itu merupakan fitnah. Ia pun menganggap fitnah lebih kejam dari pembunuhan. "Akhir-akhir ini sudah memang banyak saya perhatikan, begitu banyak di luar sana yang sudah memvonis secara tidak kehakiman bahwa anak ini diisukan bersalah," kata Samuel di YusufpatiMinggu 31 Oktober 2021 - 0938 WIB. Kita tahu kan fitnah itu Al fitnatu assadu minal qotli fitnah itu lebih kejam dari pembunuhan. Bahaya Fitnah Kutipan Bijak Kutipan Motivasi Kata Kata Indah . Tahukah Anda kalau ternyata kata bijak yang terdengar indah dan bermakna dalam dapat memberikan. Kata fitnah. Kita Jika Lepas Solat Selalu MenurutSamuel tudingan terhadap sang putra tersebut merupakan sebuah fitnah yang sangat kejam. "Ada pepatah mengatakan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan, kami atas nama Hutabarat diseluruh Jabodetabek merasa terpukul merasa sakit hati kami, belum ada keputusan dari pengadilan, anak kami sudah dikatakan mencabuli, " tutur Samuel Hutabarat . Ada pepatah mengatakan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Kami atas nama Hutabarat di seluruh Jabodetabek merasa terpukul, merasa sakit hati kami, belum ada keputusan pengadilan, anak kami sudah dikatakan sebagai orang yang mencabuli. Jadi inilah kami Hutabarat yang kurang terima," sambung Samuel Hutabarat. Baca juga : Breaking News hlb2. Kata-kata Bijak 1 s/d 10 dari 117. Tidak tersenyum lebih kejam daripada Republik Jancukers โ€• Sujiwo Tejo Wartawan, pelukis, budayawan dan penulis dari Indonesia 1962- Penguasa yang enak hidupnya hanya karena banyak harta bendanya, kelak matinya tidak akan terhormat. Oleh karena itu jangan kejam dan sewenang-wenang terhadap rakyatnya. โ€• Soeharto Presiden ke-dua Indonesia 1921-2008 Ia yang kejam terhadap binatang juga menjadi kejam ketika berhubungan dengan orang lain. Kita bisa mengetahui hati seseorang dari sikapnya terhadap binatang. Kebosanan itu kejam, tetapi kesepian lebih biadab dari pada kebosanan. Kesepian adalah salah satu penderitaan manusia yang paling Ayah Kalau pengajian-pengajian itu jelas pengaruhnya pada jamaah sih tidak masalah. Ini tidak. Pengajian-pengajian yang begitu intens dan begitu tinggi volumenya itu sepertinya hanya masuk kuping kanan dan langsung keluar lagi dari kuping kiri. Tak membekas. Buktinya mereka yang bakhil ya tetap bakhil; yang hatinya kejam ya tetap kejam; yang suka berkelahi dengan saudaranya ya masih terus berkelahi; yang bebal terhadap penderitaan sesama juga tidak kunjung menjadi peka; yang suka menang-menangan ya tidak insaf. Pendek kata, seoalah-olah tidak ada korelasi antara pengajian dengan mental yang diberi Lukisan Kaligrafi 22 Dunia dagang adalah dunia keras dan kejam, lebih keji daripada medan pertempuran tentara, ya kecuali kalau dunia angkatan perang sudah menjadi dunia bisnis, nah, itu terkecuali. Kata yang berlaku dalam dunia kami bukan kesetiaan, tetapi efektif dan efisien, paling tidak, produktif, nilai tambah, penggaetan kesempatan, pembelian fasilitas, dan itu sering berarti spionase usaha dan hasil pihak lawan, kalau mungkin ya menyerobot penemuan paten, hak cipta, dan kelihaian pengacara penasihat hukum untuk menerobos lubang-lubang di antara pasal-pasal hukum perdata maupun pidana. Lalu apa fungsi kesetiaan dalam dunia kami? โ€• Mangunwijaya Rohaniwan, budayawan, penulis dari Indonesia 1929-1999 Hidup itu seperti grafik yang naik-turun, nggak ada perjalanan yang mulus. Sama seperti perputaran bumi, kadang kita menikmati pagi dan terkadang merasakan malam. Terkadang kita berada di atas, justru terkadang kita ada di bawah. Setiap manusia diberi cobaan yang berbeda-beda. Tuhan akan selalu menguji, seberapa kuat hidup kita menghadapi dunia yang kejam dan mengerikan The Perfect Husband 533 Semua orang punya kenangan menyakitkan, mereka berhak menghapusnya. Tapi kamu, Lail, semua kenangan milikmu sesungguhnya sangat indah. Kamu menerima seluruh kesedihan, membalas suratan takdir kejam, bahkan dengan menyelamatkan ribuan penduduk satu kota. Tidak sekali pun kamu protes. Tidak sekali pun kamu marah. Kamu menjalaninya seperti air mengalir. Bahagia dengan Hujan โ€• Tere Liye Penulis dari Indonesia 1979- Orang itu kalau sudah fanatik agama kejamnya bukan main. Kejam atas nama Tuhan, kontradiksi yang aneh sekali, tetapi begitulah manusia. โ€• Mangunwijaya Rohaniwan, budayawan, penulis dari Indonesia 1929-1999 Ada kejahatan yang lebih kejam daripada membakar buku. Salah satunya adalah tidak membacanya. โ€• Joseph Brodsky Penyair, pengkritik dan Peraih Nobel sastra 1987 dari Rusia-Amerika 1940-1996 Kata-kata kejam - quotes, kata-kata bijak dan kutipan dengan kejam yang terbaik dan terkenal 117 ditemukan Incredible Gambar Kata Kata Fitnah Lebih Kejam References. lihat makna fitnah yang pertama. 60 kata kata bijak memaafkan kesalahan seseorang penuh Bijak Hadapi Fitnah Lucu Sekali Ayo Ketawa from ghibah kata kata indah kutipan motivasi kata kata motivasi. Saat kamu difitnah orang lain begini cara bijak menghadapinya. Ini adalah potongan dari Kamu Yang Saat Ini Lagi Difitnah Seseorang, Berikut Ini Adalah Sindiran Kata Kata Fitnah Tanpa Bukti Pada Orang tahu pesan positif yang terdapat di dalamnya bisa membuatmu berubah menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dalil tentang fitnah lebih kejam dari membunuh. Karena dapat mnyebabkan saling Gambar Gambar Lucu Yang Bisa Kami Sajikan Di Kesempatan Kali ve got 8 graphics about kata mutiara emas tetaplah emas including pictures photos pictures backgrounds and more. Ayat yang biasa disalah artikan tersebut aslinya bermakna kekufuran. Terdapat banyak jenis orang yangs sering kita Kata Kata Bijak Memaafkan Kesalahan Seseorang Penuh menyalakan api fitnah, maka dia sendiri yang akan menjadi bahan bakarnya. Contoh kata kata kesabaran yang penuh makna dan menyentuh hati. Kata kata bijak untuk haters merupakan kata kata yang paling pantas Gambar Kata Kata Ini Maka Kamu Bisa Menyatakan Isi Hatimu Tanpa Harus Kebingungan Membuat Kata kata bijak tentang fitnah. Seperti yang sudah disebutkan di awal fitnah itu jauh lebih kejam daripada pembunuhan. Bisa dari video kata kata sampai kumpulan gambar orang lucu dan Gambar Dan Kata Bijak Malam Jumat adalah potongan dari qs. Download gambar lucu gokil ngakak kentut yg tidak berbunyi itu lebih kejam dari pembunuhan. lihat makna fitnah yang pertama. Ketika ada yang memfitnahmu, tidak semua orang bisa bersabar dengan baik. Jika kamu butuh kata-kata untuk bisa membantumu sabar saat difitnah orang lain, langsung saja cek artikel yang telah kami siapkan di bawah kamu sering mendengar kata-kata bijak tentang fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Namun ssat kebetulan kena fitnah, kamu juga membutuhkan kata-kata penyemangat agar bisa terus sabar saat difitnah oleh orang lain. Karena bagaimanapun juga, tak bisa dipungkiri kalau terkadang ada saja orang yang tidak menyukai keberadaan kita. Namun, karena menganggap keberadaanmu mengganggu, ia hanya bisa menyebarkan informasi tidak benar ke banyak orang, alias memfitnahmu. Kalau sudah begitu, kamu membutuhkan kata-kata bijak tentang sabar ketika difitnah orang. Tanpa menunggu lama, langsung saja simak ulasan yang telah kami siapkan di artikel berikut! 1. Bahan Bakar Api Fitnah Barangsiapa menyalakan api fitnah, maka dia sendiri yang akan menjadi bahan bakarnya. Ali bin Abi Thalib Kutipan sabar saat difitnah orang dalam Islam yang satu ini bisa dijadikan sebagai sindiran untuk mereka yang suka memfitnah. Bahwa ketika mereka tengah berusaha memfitnahmu, sebenarnya mereka tengah mengorbankan harga diri mereka sendiri. 2. Tak Akan Melukai Segala luka tidak akan membuatku bernanah. Segala penghinaan tidak akan membuatku menyerah. Segala fitnah tidak akan membuatku marah. Masa depan ada di tanganku sendiri, bukan mereka yang membuatku terluka, pun yang menghina. Semakin banyak rintangan, semakin cemerlang masa depan. Anna Farida, Puzzle Mimpi Quote yang satu ini bisa kamu jadikan sebagai penyemangat ketika ada yang tengah memfitnahmu. Di mana usaha mereka untuk melukai dan menghinamu itu tak akan menyakitimu. Yang ada, hal itu justru akan menyemangatimu untuk meraih masa depan yang jauh lebih cerah. 3. Hati-Hati Berhati-hatilah terhadap lisan yang mengandung dan mengundang banyak fitnah. Jefri Al Buchory Sedang mencari quote sabar dan penyemangat saat difitnah orang yang bisa dijadikan sebagai pengingat untuk orang lain? Coba cek kutipan yang satu ini. Di mana setiap orang harus lebih berhati-hati akan lisannya yang bisa memfitnah orang lain. 4. Lebih Baik Diam Fitnah paling baik dijawab dengan diam. Ben Johnson, Volpone Ada banyak cara untuk merespon fitnah yang diarahkan ke kamu. Kalau kamu sedang mencari caranya, ingatlah quotes yang satu ini. Di mana cara terbaik untuk meresponnya adalah dengan diam saja dan mendoakan sang pemfitnah itu. Nantinya orang lain akan mengetahui apa kenyataannya. 5. Pesan untuk Anak Anakku, engkau hidup di sebuah masa yang berbeda dari masaku dulu. Engkau akan menghadapi beban yang lebih berat dan fitnah di sana-sini. Engkau hidup di masa orang tidak saling percaya, senang berbantah-bantahan, lebih mendahulukan akal daripada hati, dan mengecilkan perintah Tuhannya. Lc. Muhamad Yasir, Bila Esok Ayah Tiada Quotes sabar saat difitnah orang yang satu ini tak hanya bisa dijadikan pengingat untuk dirimu sendiri, tapi juga orang-orang yang kamu sayang, termasuk buah hatimu. Semoga saja ia tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang disebutkan itu. Baca juga Kata-Kata Bijak Rohani Kristen yang Menguatkan Tentang Cinta kepada Tuhan 6. Jangan Mengeluh Daud dan Sulaiman kena bermacam-macam fitnah. Demikian juga Zakaria dan Yahya. Yang memberikan jiwa mereka untuk korban keyakinan. Isa al-Masih pun demikian pula. Muhammad lebih-lebih lagi. Pernahkah mereka mengeluh? Tidak, karena mereka yakin bahwa kepercayaan kepada Tuhan menghendaki perjuangan dan keteguhan. Hamka Ketika ada yang memfitnahmu, cobalah untuk tidak mengeluh dan pasrahkan segalanya pada Yang Maha Kuasa. Seperti caption sabar saat difitnah orang ini, ingatlah bahwa para nabi pun juga menghadapi berbagai fitnah dan mereka pun sudah mengajarkan cara terbaik untuk menghadapinya. 7. Banyak yang Percaya Aku heran kenapa negeri ini sekarang percaya kepada yang tidak layak dipercaya. Kabar di jalan, di lapau, di pasar, kabar bisik-bisik, kabar ambuih-ambuih. Semakin beredar, kabar semakin bertambah bunga-bunganya. Ahmad Fuadi, Anak Rantau Salah satu yang membuat fitnah mudah tersebar adalah karena ada banyak orang yang percaya pada fitnah itu tanpa menanyakan kebenarannya. Apalagi ketika kabar yang beredar tersebut semakin lama justru semakin dibumbui berbagai macam kisah. 8. Jauh Lebih Merusak Fitnah itu merusak lebih dahsyat daripada pedang atau nuklir sekalipun. Haditha Seperti yang sudah disebutkan di awal, fitnah itu jauh lebih kejam daripada pembunuhan. Bahkan, seperti kata-kata mutiara sabar saat sakit hati karena difitnah orang yang satu ini, terkadang fitnah itu bisa dibilang sangat merusak, dan lebih buruk dibandingkan pedang atau nuklir. 9. Jangan Disia-Siakan Memang sangat sulit untuk bersabar, tetapi menyia-nyiakan pahala dari kesabaran itulah yang lebih buruk. Abu Bakar Bisa dibilang, bersabar itu memang tidak mudah. Apalagi ketika ada orang yang menyebarkan berita yang tidak benar tentang kamu. Namun, akan menjadi hal yang sia-sia kalau kamu mengorbankan pahalamu karena tidak bisa bersabar. 10. Alat Pecundang Ketika kalah dalam debat, fitnah menjadi alat bagi pecundang. Socrates Kata-kata tentang sabar saat difitnah yang satu ini bisa dijadiin sindiran untuk orang yang menuduh kita. Khususnya ketika hal itu dilakukan karena mereka kalah dalam debat denganmu. Kemudian yang bisa mereka lakukan hanyalah memfitnahmu. Hal itu justru menunjukkannya bahwa ia adalah seorang pecundang. Baca juga Kata-Kata Bijak dalam Bahasa Jawa Tentang Cinta yang Penuh Motivasi 11. Menang dari Orang yang Fitnah Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran. Dan sesudah kesulitan pasti akan datang kemudahan. HR. Tirmidzi Masih mencari kata-kata sabar saat difitnah orang khususnya sebagai sindiran buat tukang fitnah. Yakinlah bahwa kesabaranmu itu akan menjadi wujud kemenanganmu akan mereka yang sudah memfitnahmu. Yakinlah bahwa setelah kesabaranmu itu akan ada kebaikan untukmu. 12. Jangan Terpancing Ketika kamu terpancing untuk kehilangan kesabaran terhadap seseorang, coba pikirkanlah betapa Allah telah bersabar terhadapmu sejauh ini. Anonim Ketika kesabaranmu sudah habis dan kamu merasa seolah terpancing untuk emosi pada mereka yang memfitnahmu, ingatlah kutipan yang satu ini. Bahwa Allah akan memberikan balasan yang baik untuk kesabaranmu itu. 13. Orang yang Kuat Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang. Melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh. Kahlil Gibran Apakah kamu ingin menjadi orang yang kuat di dunia ini? Coba ingat kata-kata buat sabar saat difitnah orang yang jahat ini. Bahwa untuk menjadi kuat, yang perlu kamu ingat adalah untuk menjadi tegar ketika kamu terjatuh atau difitnah orang lain. 14. Pilar Keimanan Bersabarlah, karena kesabaran adalah sebuah pilar keimanan. Umar bin Khattab Salah satu pengingat untuk terus bersabar ketika menghadapi orang yang memfitnahmu adalah quote yang satu ini. Ingatlah bahwa kesabaranmu itu juga bisa memperkuat pilar keimananmu dan memperdalam ketakwaanmu pada Yang Maha Kuasa. 15. Tak Ada Batasnya Sabar itu gak ada batasnya, kalau ada batasnya berarti nggak sabar. Abdurrahman Wahid Jika membicarakan soal sabar saat difitnah orang, cobalah ingat kata-kata yang satu ini. Ingatlah bahwa seharusnya kesabaranmu itu tak ada habisnya atau batasnya. Jika ada batasnya, mungkin kesabaranmu itu mulai menipis. Baca juga Kata-Kata Bijak Wanita Kuat yang Inspiratif dan Penuh Motivasi Kata-Kata Manakah yang Paling Tepat Dijadikan Penyemangat Agar Sabar Saat Difitnah Orang? Demikianlah kata-kata penyemangat dan pengingat tentang sabar saat difitnah orang. Adakah dari kumpulan kutipannya yang terasa pas dengan situasimu sekarang? PenulisRizki AdindaRizki Adinda, adalah seorang penulis yang lebih banyak menulis kisah fiksi daripada non fiksi. Seorang lulusan Universitas Diponegoro yang banyak menghabiskan waktunya untuk membaca, menonton film, ngebucin Draco Malfoy, atau mendengarkan Mamamoo. Sebelumnya, perempuan yang mengklaim dirinya sebagai seorang Slytherin garis keras ini pernah bekerja sebagai seorang guru Bahasa Inggris untuk anak berusia dua sampai tujuh tahun dan sangat mencintai dunia anak-anak hingga sekarang. EditorElsa DewintaElsa Dewinta adalah seorang editor di Praktis Media. Wanita yang memiliki passion di dunia content writing ini merupakan lulusan Universitas Sebelas Maret jurusan Public Relations. Baginya, menulis bukanlah bakat, seseorang bisa menjadi penulis hebat karena terbiasa dan mau belajar. Dalam banyak hadits tentang fitnah, Nabi Muhammad SAW telah bersabda mengenai fitnah ini secara detail. Bagaimana bahaya fitnah hingga apa saja hukuman bagi yang suka memfitnah. Juga dijelaskan bahwa di dunia ini akan banyak terjadi berbagai macam fitnah mulai dari fitnah wanita, fitnah dajjal di hari akhir kelak, fitnah harta dan fitnah yang terjadi antara sesama muslim. Kata fitnah berasal dari bahasa Arab ุงู„ููุชู’ู†ูŽุฉู yang bermakna ujian dan cobaan. Di dalam Al-Qurโ€™an dan hadits tentang larangan fitnah sendiri ada banyak, seperti fitnah bermaksud Syirik Dalam Islam, berpaling dari jalan yang benar, sesat, pembunuhan dan kebinasaan, perselisihan dan peperangan, kemungkaran dan kemaksiatan. Termasuk adalah menyebar berita dusta atau bohong atau mengada-ngada yang kemudian merugikan orang lain juga termasuk dalam fitnah. Juga dijelaskan kondisi zaman yang dipenuhi fitnah yang bermacam macam. Salah satu bahaya fitnah adalah bisa menimbulkan kesengsaraan. Oleh sebab berita yang disebarkan tidaklah benar, fitnah sangat merugikan terutama bagi orang yang difitnah dan bisa jadi harga dirinya hancur di mata masyarakat dan menjadi bahan cemoohan. Sedangkan bagi yang memfitnah sendiri tidak akan lagi bisa dipercaya dan setiap orang pasti akan menjauhinya. Perbuatan fitnah ini sangatlah dibenci oleh ALLAH SWT dan dilarang keras menurut syariat agama islam. Bahkan dikatakan jika fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Maka dari itu kita dilarang memfitnah siapapun juga karena hanya menimbulkan kerusakan dan yang memfitnah akan mendapatkan dosa besar. Hal ini bisa ditemui di dalil hadits tentang fitnah dimana Nabi Muhammad SAW sudah menjelaskan seputar fitnah ini. Dan langsung saja untuk lebih jelasnya simak berikut ini daftar kumpulan hadits tentang fitnah dalam islam lengkap tulisan bahasa arab dan artinya. Hadits Tentang Fitnah ุฃูŽู†ูŽู‘ ุฃูŽุจูŽุง ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ูŠูŽุชูŽู‚ูŽุงุฑูŽุจู ุงู„ุฒูŽู‘ู…ูŽุงู†ู ูˆูŽูŠูู‚ู’ุจูŽุถู ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ูˆูŽุชูŽุธู’ู‡ูŽุฑู ุงู„ู’ููุชูŽู†ู ูˆูŽูŠูู„ู’ู‚ูŽู‰ ุงู„ุดูู‘ุญูู‘ ูˆูŽูŠูŽูƒู’ุซูุฑู ุงู„ู’ู‡ูŽุฑู’ุฌู ยป. ู‚ูŽุงู„ููˆุง ูˆูŽู…ูŽุง ุงู„ู’ู‡ูŽุฑู’ุฌู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุชู’ู„ู ยป Artinya "Zaman akan semakin dekat, dicabutnya ilmu, akan timbul fitnah-fitnah, dimasukkan ke dalam hati sifat kikir dan akan banyak al harj", mereka para shahabat bertanya "Apakah al harj,wahai Rasulullah?", beliau menjawab "Pembunuhan". HR. Bukhari dan Muslim. ู…ูŽุง ุฃูŽู†ู’ุชูŽ ุจูู…ูุญูŽุฏูู‘ุซู ู‚ูŽูˆู’ู…ู‹ุง ุญูŽุฏููŠุซู‹ุง ู„ุงูŽ ุชูŽุจู’ู„ูุบูู‡ู ุนูู‚ููˆู„ูู‡ูู…ู’ ุฅูู„ุงูŽู‘ ูƒูŽุงู†ูŽ ู„ูุจูŽุนู’ุถูู‡ูู…ู’ ููุชู’ู†ูŽุฉู‹. Artinya "Tidak anda berbicara dengan suatu kaum sebuah pembicaraan yang tidak bisa dipahami oleh akal mereka kecuali akan menjadi fitnah bagi sebagian dari mereka". ู„ูŽู…ู’ ูŠูŽุจู’ู‚ูŽ ู…ูู†ูŽ ุงู„ุฏู‘ูู†ู’ูŠูŽุง ุฅูู„ู‘ูŽุง ุจูŽู„ูŽุงุกูŒ ูˆูŽููุชู’ู†ูŽุฉูŒ "Tidaklah akan tersisa dari dunia ini melainkan cobaan dan fitnah." HR. Ibnu Majah ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุณูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ุณูŽู†ูŽูˆูŽุงุชูŒ ุฎูŽุฏู‘ูŽุงุนูŽุงุชู ูŠูุตูŽุฏู‘ูŽู‚ู ูููŠู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ูƒูŽุงุฐูุจู ูˆูŽูŠููƒูŽุฐู‘ูŽุจู ูููŠู’ู‡ูŽุง ุงู„ุตู‘ูŽุงุฏูู‚ู ูˆูŽูŠูุคู’ุชูŽู…ูŽู†ู ูููŠู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฎูŽุงุฆูู†ู ูˆูŽูŠูุฎูŽูˆู‘ูŽู†ู ูููŠู’ู‡ูŽุง ุงู„ู’ุฃูŽู…ููŠู’ู†ู ูˆูŽูŠูŽู†ู’ุทูู‚ู ูููŠู’ู‡ูŽุง ุงู„ุฑู‘ููˆูŽูŠู’ุจูุถูŽุฉู ู‚ููŠู’ู„ูŽ ูˆูŽู…ูŽุง ุงู„ุฑู‘ููˆูŽูŠู’ุจูุถูŽุฉู ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุงู„ุชู‘ูŽุงููู‡ู ููู‰ ุฃูŽู…ู’ุฑู ุงู„ู’ุนูŽุงู…ู‘ูŽุฉู Rasulullah saw. bersabda "Akan datang tahun-tahun penuh dengan kedustaan yang menimpa manusia. Pendusta dipercaya, orang yang jujur didustakan, amanat diberikan kepada pengkhianat, orang yang jujur dikhianati, dan Ruwaibidlah turut bicara." Lalu beliau ditanya, "Apakah Ruwaibidlah itu?" beliau menjawab "Orang-orang bodoh yang mengurusi urusan orang banyak umat." HR. Ibnu Majah ุณูŽุชูŽูƒููˆู’ู†ูŽ ููุชูŽู†ูŒ ุงู„ู‚ุงุนูุฏู ูููŠู’ู‡ุง ุฎูŽูŠู’ุฑูŒ ู…ูู†ูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุงุฆูู…ู ูˆุงู„ู‚ุงุฆู…ู ููŠู‡ุง ุฎูŠุฑูŒ ู…ู† ุงู„ู…ูŽุงุดููŠ ูˆุงู„ู…ุงุดููŠ ููŠู‡ุง ุฎูŠุฑ ู…ู† ุงู„ุณู‘ูŽุงุนููŠ. ู…ูŽู†ู’ ุชูŽุดูŽุฑู‘ูŽููŽ ู„ูŽู‡ุง ุชูŽุณู’ุชูŽุดู’ุฑููู’ู‡ู ูˆูŽู…ูŽู†ู’ ูˆูŽุฌูŽุฏูŽ ู…ูŽู„ู’ุฌูŽุฃู‹ ุฃูŽูˆู’ ู…ูŽุนูŽุงุฐุงู‹ ููŽู„ู’ูŠูŽุนูุฐู’ ุจูู‡ู โ€œKelak akan ada banyak kekacauan dimana di dalamnya orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, dan yang berjalan lebih baik daripada yang berusaha dalam fitnah. Siapa yang menghadapi kekacauan tersebut maka hendaknya dia menghindarinya dan siapa yang mendapati tempat kembali atau tempat berlindung darinya maka hendaknya dia berlindung.โ€ HR. Al-Bukhari no. 3601 dan Muslim no. 2886 ุณูŽุชูŽูƒููˆู’ู†ู ููุชูŽู†ูŒ ูˆูŽููุฑู’ู‚ูŽุฉูŒ ููŽุฅูุฐูŽุง ูƒูŽุงู†ูŽ ูƒูŽุฐูŽู„ููƒูŽ ููŽุงูƒู’ุณูุฑู’ ุณูŽูŠูููŽูƒูŽ ูˆูŽุงุชู‘ูŽุฎูุฐู’ ุณูŽูŠู’ูุงู‹ ู…ูู†ู’ ุฎูŽุดูŽุจู โ€œKelak akan ada banyak kekacauan dan perpecahan. Jika sudah seperti itu maka patahkanlah pedangmu dan pakailah pedang dari kayu.โ€ HR. Ahmad no. 20622 ู…ุง ุชุฑูƒุช ุจุนุฏูŠ ูุชู†ุฉ ู‡ูŠ ุฃุถุฑ ุนู„ู‰ ุงู„ุฑุฌุงู„ ู…ู† ุงู„ู†ุณุงุก โ€œTidak aku tinggalkan di masa setelah aku nanti fitnah yang lebih memadharati kaum lelaki dari pada fitnah wanita.โ€ HR Bukhari 5096, Muslim 2740. ุชูŽุนูŽูˆู‘ูŽุฐููˆุง ุจูุงู„ู„ู‡ู ู…ูู†ู’ ุงู„ู’ููุชูŽู†ู ู…ูŽุง ุธูŽู‡ูŽุฑูŽ ู…ูู†ู’ู‡ูŽุง ูˆูŽู…ูŽุง ุจูŽุทูŽู†ูŽ โ€œBerlindunglah kalian kepada Allah dari segala fitnah, baik yang tampak ataupun yang tersembunyiโ€ HR Muslim 2867. ู„ุงูŽ ุชูŽู‚ููˆู’ู…ู ุงู„ุณู‘ูŽุงุนูŽุฉู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽู‚ู’ุชูŽุชูู„ูŽ ููุฆูŽุชูŽุงู†ู ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽุชูŽุงู†ู ูŠูŽูƒููˆู’ู†ู ุจูŽูŠู’ู†ูŽู‡ูู…ูŽุง ู…ูŽู‚ู’ุชูŽู„ูŽุฉูŒ ุนูŽุธููŠู’ู…ูŽุฉูŒ ุฏูŽุนู’ูˆูŽุชูู‡ูู…ูŽุง ูˆูŽุงุญูุฏูŽุฉูŒ ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูุจู’ุนูŽุซูŽ ุฏูŽุฌู‘ูŽุงู„ููˆู’ู†ูŽ ูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจููˆู’ู†ูŽ ู‚ูŽุฑููŠู’ุจูŒ ู…ูู†ู’ ุซูŽู„ุงูŽุซููŠู’ู†ูŽ ูƒูู„ู‘ูู‡ูู…ู’ ูŠูŽุฒู’ุนูู…ู ุฃูŽู†ู‘ูŽู‡ู ุฑูŽุณููˆู’ู„ู ุงู„ู„ู‡ู ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูู‚ู’ุจูŽุถูŽ ุงู„ู’ุนูู„ู’ู…ู ูˆูŽุชูŽูƒู’ุซูุฑูŽ ุงู„ุฒู‘ูŽู„ุงูŽุฒูู„ู ูˆูŽูŠูŽุชูŽู‚ูŽุงุฑูŽุจูŽ ุงู„ุฒู‘ูŽู…ูŽุงู†ู ูˆูŽุชูŽุธู’ู‡ูŽุฑูŽ ุงู„ู’ููุชูŽู†ู ูˆูŽูŠูŽูƒู’ุซูุฑูŽ ุงู„ู’ู‡ูŽุฑู’ุฌู ูˆูŽู‡ููˆูŽ ุงู„ู’ู‚ูŽุชู’ู„ู ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽูƒู’ุซูุฑูŽ ูููŠู’ูƒูู…ู ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ู ููŽูŠูŽูููŠู’ุถูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูู‡ูู…ู‘ูŽ ุฑูŽุจู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ูŽุงู„ู ู…ูŽู†ู’ ูŠูŽู‚ู’ุจูŽู„ู ุตูŽุฏูŽู‚ูŽุชูŽู‡ู ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุนู’ุฑูุถูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ูŽ ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูŽุนู’ุฑูุถูู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ู„ุงูŽ ุฃูŽุฑูŽุจูŽ ู„ููŠ ุจูู‡ูุ› ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽุชูŽุทูŽุงูˆูŽู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูููŠ ุงู„ู’ุจูู†ู’ูŠูŽุงู†ู ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠูŽู…ูุฑู‘ูŽ ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ุจูู‚ูŽุจู’ุฑู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ููŽูŠูŽู‚ููˆู’ู„ู ูŠูŽุง ู„ูŽูŠู’ุชูŽู†ููŠ ู…ูŽูƒูŽุงู†ูŽู‡ูุ› ูˆูŽุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุทู’ู„ูุนูŽ ุงู„ุดู‘ูŽู…ู’ุณู ู…ูู†ู’ ู…ูŽุบู’ุฑูุจูู‡ูŽุง ููŽุฅูุฐูŽุง ุทูŽู„ูŽุนูŽุชู’ ูˆูŽุฑูŽุขู‡ูŽุง ุงู„ู†ู‘ูŽุงุณู ูŠูŽุนู’ู†ููŠ ุขู…ูŽู†ููˆุง ุฃูŽุฌู’ู…ูŽุนููˆู’ู†ูŽ ููŽุฐูŽู„ููƒูŽ ุญููŠู’ู†ูŽ ู„ุงูŽ ูŠูŽู†ู’ููŽุนู ู†ูŽูู’ุณู‹ุง ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ูู‡ูŽุง ู„ูŽู…ู’ ุชูŽูƒูู†ู’ ุขู…ูŽู†ูŽุชู’ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽุจู’ู„ู ุฃูŽูˆู’ ูƒูŽุณูŽุจูŽุชู’ ูููŠ ุฅููŠู’ู…ูŽุงู†ูู‡ูŽุง ุฎูŽูŠู’ุฑู‹ุง โ€œTidak akan terjadi hari kiamat sehingga dua kelompok besar saling berperang dan banyak terbunuh di antara dua kelompok tersebut, yang seruan mereka adalah satu. Dan hingga dibangkitkannya para Dajjal lagi pendusta hampir 30 orang, semuanya mengaku bahwa dirinya Rasulullah, dicabutnya ilmu, banyak terjadi gempa, zaman berdekatan, fitnah menjadi muncul, banyak terjadi pembunuhan, berlimpah ruahnya harta di tengah kalian sehingga para pemilik harta bingung terhadap orang yang akan menerima shadaqahnya. Sampai dia berusaha menawarkannya kepada seseorang namun orang tersebut berkata Saya tidak membutuhkannyaโ€™; orang berlomba-lomba dalam meninggikan bangunan. Ketika seseorang lewat pada sebuah kuburan dia berkata Aduhai jika saya berada di sanaโ€™; terbitnya matahari dari sebelah barat dan apabila terbit dari sebelah barat di saat orang-orang melihatnya, mereka beriman seluruhnya maka itulah waktu yang tidak bermanfaat keimanan bagi setiap orang yang sebelumnya dia tidak beriman atau dia tidak berbuat kebaikan dengan keimanannya. ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจููŠ ู‡ูุฑูŽูŠู’ุฑูŽุฉูŽ ุฃูŽู†ู‘ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽุชูŽุฏู’ุฑููˆู†ูŽ ู…ูŽุง ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุณู ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุณู ูููŠู†ูŽุง ู…ูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฏูุฑู’ู‡ูŽู…ูŽ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽู„ุงูŽ ู…ูŽุชูŽุงุนูŽุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ู…ููู’ู„ูุณูŽ ู…ูู†ู’ ุฃูู…ู‘ูŽุชููŠ ูŠูŽุฃู’ุชููŠ ูŠูŽูˆู’ู…ูŽ ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู ุจูุตูŽู„ุงูŽุฉู ูˆูŽุตููŠูŽุงู…ู ูˆูŽุฒูŽูƒูŽุงุฉู ูˆูŽูŠูŽุฃู’ุชููŠ ู‚ูŽุฏู’ ุดูŽุชูŽู…ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽู‚ูŽุฐูŽููŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุฃูŽูƒูŽู„ูŽ ู…ูŽุงู„ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุณูŽููŽูƒูŽ ุฏูŽู…ูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ูˆูŽุถูŽุฑูŽุจูŽ ู‡ูŽุฐูŽุง ููŽูŠูุนู’ุทูŽู‰ ู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูู†ู’ ุญูŽุณูŽู†ูŽุงุชูู‡ู ูˆูŽู‡ูŽุฐูŽุง ู…ูู†ู’ ุญูŽุณูŽู†ูŽุงุชูู‡ู ููŽุฅูู†ู’ ููŽู†ููŠูŽุชู’ ุญูŽุณูŽู†ูŽุงุชูู‡ู ู‚ูŽุจู’ู„ูŽ ุฃูŽู†ู’ ูŠูู‚ู’ุถูŽู‰ ู…ูŽุง ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุฃูุฎูุฐูŽ ู…ูู†ู’ ุฎูŽุทูŽุงูŠูŽุงู‡ูู…ู’ ููŽุทูุฑูุญูŽุชู’ ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ุซูู…ู‘ูŽ ุทูุฑูุญูŽ ูููŠ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑ Dari Abu Hurairah ra berkata, bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, Tahukah kalian siapakah orang yang muflis bankrap itu? Para sahabat menjawab, Orang yang muflis bankrap diantara kami adalah orang yang tidak punya dirham dan tidak punya harta.โ€™ Rasulullah SAW bersabda, Orang yang muflis bankrap dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan pahala melaksanakan shalat, menjalankan puasa dan menunaikan zakat, namun ia juga datang membawa dosa dengan mencela si ini, menuduh si ini memfitnah, memakan harta ini dan menumpahkan darah si ini serta memukul si ini. Maka akan diberinya orang-orang tersebut dari kebaikan-kebaikannya. Dan jika kebaikannya telah habis sebelum ia menunaikan kewajibannya, diambillah keburukan dosa-dosa mereka, lalu dicampakkan padanya dan ia dilemparkan ke dalam neraka. [HR Muslim No. 2581] ุนูŽุตูŽู…ูŽู†ููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูุดูŽูŠู’ุกู ุณูŽู…ูุนู’ุชูู‡ู ู…ูู†ู’ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ู„ูŽู…ู‘ูŽุง ู‡ูŽู„ูŽูƒูŽ ูƒูุณู’ุฑูŽู‰ุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ โ€œู…ูŽู†ู’ ุงุณู’ุชูŽุฎู’ู„ูŽูููˆุงุŸ โ€ ู‚ูŽุงู„ููˆุง ุงุจู’ู†ูŽุชูŽู‡ูุŒ ููŽู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ โ€œู„ูŽู†ู’ ูŠููู’ู„ูุญูŽ ู‚ูŽูˆู’ู…ูŒ ูˆูŽู„ู‘ูŽูˆู’ุง ุฃูŽู…ู’ุฑูŽู‡ูู…ู’ ุงู…ู’ุฑูŽุฃูŽุฉู‹โ€ุŒ ู‚ูŽุงู„ูŽ ููŽู„ูŽู…ู‘ูŽุง ู‚ูŽุฏูู…ูŽุชู’ ุนูŽุงุฆูุดูŽุฉู ูŠูŽุนู’ู†ููŠ ุงู„ุจูŽุตู’ุฑูŽุฉูŽ ุฐูŽูƒูŽุฑู’ุชู ู‚ูŽูˆู’ู„ูŽ ุฑูŽุณููˆู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ููŽุนูŽุตูŽู…ูŽู†ููŠ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุจูู‡ู ู‡ูŽุฐูŽุง ุญูŽุฏููŠุซูŒ ุตูŽุญููŠุญูŒ Allah telah menjaga ku dari fitnah perang jamal berkat sesuatu satu hadits yang aku dengar dari Rasulullah shalallahu alaihi wasallam ketika Kisra raja Persia meninggal, beliau bersabda, โ€œsiapa penggantinya?โ€ Para Sahabat menjawab, โ€œputrinyaโ€, maka beliau pun bersabda, โ€œTidak akan sukses selamanya sebuah kaum, yang menyerahkan urusan mereka pemimpin kepada seorang perempuanโ€. Abu Bakrah radhiyallahu anhu berkata, โ€œKetika Aisyah radhiyallahu berangkat ke Bashrah, aku ingat hadits Rasulullah tersebut, maka Allah pun menyelamatkan aku dengan tidak ikut ikutan fitnah yaitu peperangan jamalโ€ HR Tirmidzi 2262 Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, โ€œBersegeralah untuk mengerjakan amalan-amalan shaleh sebelum datang berbagai fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari, kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari, kemudian menjadi kafir di pagi hari. Dia menjual agamanya demi kepentingan dunia.โ€ HR. Muslim. Dari Abu Musa Al-Asyโ€™ari, dia berkata, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda, โ€œSesungguhnya menjelang terjadinya hari kiamat, akan terjadi berbagai macam fitnah seperti potongan-potongan kegelapan malam, di mana seseorang beriman di waktu pagi hari kemudian menjadi kafir di sore hari, ataupun beriman di sore hari kemudian menjadi kafir di pagi hari. Ketika itu, orang yang duduk lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik dari orang yang berjalan, dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berlari, maka hancurkanlah busur-busur kalian, putuskanlah tali-tali busur kalian, serta pukulkanlah pedang-pedang kalian kepada bebatuan, dan jika fitnah tersebut memasuki kediamannya, hendaklah dia menjadi sebaik-baik anak Adam.โ€ HR. Abu Dawud. Tidak akan terjadi hari kiamat sampai ada seseorang melewati kuburan lalu berkata, โ€œSeandainya aku berada di tempatnya.โ€ HR. Bukhari dan Muslim. Hadis Rasulullah SAW diriwayatkan dari Hudzaifah ra berkata Aku telah mendengar Rasulullah SAW bersabda "Tidak akan masuk surga orang yang suka menebar fitnah." Hudzaifah berkata, โ€œSaya mendengar Rasulullah shallalluhu alaihi wa sallam bersabda, โ€œFitnah dibentangkan di atas hati-hati seperti tikar, berulang-ulang. Hati yang menyerap fitnah tersebut disematkan di dalamnya titik hitam, sedangkan hati yang menolak fitnah tersebut disematkan titik putih, sampai memenuhi dua hati itu. Hati yang pertama putih bersih, tidak akan terganggu oleh fitnah sedikitpun selama langit dan bumi masih tegak. Sedangkan hati yang kedua hitam pekat, seperti cangkir terbalik, tidak mengenal yang maโ€™ruf dan tidak mampu mengingkari kemungkaran, hanya mengikuti hawa nafsunya.โ€ HR. Muslim. Dari Abdullah bin Umar radliyallahu anhuma berkata, aku pernah mendengar Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda, โ€œBarangsiapa yang berkata mengenai seorang mukmin yang tidak ada padanya, maka Allah akan menempatkannya pada โ€œrodghah al-Khabalโ€ sehingga ia keluar dari apa yang ia katakanโ€ โ€œSesungguhnya di antara yang aku takutkan atas kamu adalah syahwat mengikuti nafsu pada perut kamu dan pada kemaluan kamu serta fitnah-fitnah yang menyesatkan.โ€ H. R. Ahmad. Dalam hadist yang diriwayatkan oleh Hudzaifah RA, Rasulullah SAW bersabda yang artinya; โ€œTidak akan masuk surga orang yang suka menebar fitnah.โ€ Telah menceritakan kepada kami 'Ali bin 'Abdullah telah menceritakan kepada kami Azhar bin Sa'd dari Ibnu 'Aun dari Nafi' dari Ibnu Umar mengatakan, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah memanjatkan doa; "Ya Allah, berilah kami barakah dalam Syam kami, ya Allah, berilah kami barakah dalam Yaman kami." Para sahabat berkata; 'ya Rasulullah, dan juga dalam Nejed kami! ' Rasulullah Shallallahu'alaihiwasallam membaca doa "Ya Allah, berilah kami barakah dalam Syam kami, ya Allah, berilah kami barakah dalam Yaman kami." Para sahabat berkata; 'Ya Rasulullah, juga dalam Nejed kami! ' dan seingatku, pada kali ketiga, beliau bersabda; "Disanalah muncul keguncangan dan fitnah, dan disanalah tanduk setan muncul." Dari Abdullah bin Amr bin Al-Ash berkata, โ€œSesungguhnya seluruh nabi sebelumku pasti telah menunjukkan semua kebaikan yang ia ketahui kepada umatnya, dan memperingatkan mereka dari semua keburukan yang ia ketahui. Dan sesungguhnya, kebaikan umat ini terletak pada generasi pertama, adapun generasi belakangan, mereka akan tertimpa cobaan dan perkara-perkara yang kalian ingkari, fitnah datang silih berganti, ketika fitnah itu menimpa, orang yang beriman berkata, Kebinasaanku telah tiba!โ€™ Kemudian fitnah itu berlalu. Lalu muncul fitnah lagi, orang yang beriman berkata, Inilah saatnya, inilah saatnya!โ€™ Barangsiapa yang ingin dijauhkan dari neraka dan masuk surge, maka hendaknya dia berusaha mati dalam keadaan beriman kepada Allah dan hari akhir, dan hendaklah dia bergaul dengan manusia dengan baik, sebagaimana dia senang jika manusia bersikap baik kepadanya. dan barangsiapa yang berbaiat untuk menaati seorang pemimpin, dia mengikrarkan perjanjian dengan sepenuh hatinya, maka hendaklah dia menaatinya semaksimal mungkin. Jika ada orang yang berusaha menyelisihinya, maka penggallah leher orang tersebut.โ€ HR. Muslim. Telah menceritakan kepada kami Musa bin Ismaโ€™il berkata, Telah menceritakan kepada kami Wuhaib berkata, Telah menceritakan kepada kami Hisyam dari Fatimah dari Asmaโ€™ berkata Aku menemui Aisyah saat dia sedang shalat. Setelah itu aku tanyakan kepadanya Apa yang sedang dilakukan orang-orang? Aisyah memberi isyarat ke langit. Ternyata orang-orang sedang melaksanakan shalat gerhana matahari. Maka Aisyah berkata Maha suci Allah. Aku tanyakan lagi Satu tanda saja? Lalu dia memberi isyarat dengan kepalanya, maksudnya mengangguk tanda mengiyakan. Maka akupun ikut shalat namun timbul perasaan yang membingungkanku, hingga aku siram kepalaku dengan air. Dalam khutbahnya, Nabi shallallahu alaihi wasallam memuji Allah dan mensucikan-Nya, lalu bersabda Tidak ada sesuatu yang belum diperlihatkan kepadaku, kecuali aku sudah melihatnya dari tempatku ini hingga surga dan neraka, lalu diwahyukan kepadaku bahwa kalian akan terkena fitnah dalam kubur kalian seperti -atau hampir berupa- fitnah -yang aku sendiri tidak tahu apa yang diucapkan Asmaโ€™ diantaranya adalah fitnah Al Masihud dajjal-; akan ditanyakan kepada seseorang didalam kuburnya; Apa yang kamu ketahui tentang laki-laki ini? Adapun orang beriman atau orang yang yakin, -Asmaโ€™ kurang pasti mana yang dimaksud diantara keduanya- akan menjawab Dia adalah Muhammad Rasulullah telah datang kepada kami membawa penjelasan dan petunjuk. Maka kami sambut dan kami ikuti. Dia adalah Muhammad, diucapkannya tiga kali. Maka kepada orang itu dikatakan Tidurlah dengan tenang, sungguh kami telah mengetahui bahwa kamu adalah orang yang yakinโ€™. Adapun orang Munafiq atau orang yang ragu, -Asmaโ€™ kurang pasti mana yang dimaksud diantara keduanya-, akan menjawab; aku tidak tahu siapa dia, aku mendengar manusia membicarakan sesuatu maka akupun mengatakannya. hr. Bukhari Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Yusuf Telah mengabarkan kepada kami Malik dari Abdurrahman bin Abdullah bin Abi Sha'Sha'ah dari ayahnya dari Abu Sa'id Al Khudzri radliallahu 'anhu, bahwasanya ia menuturkan, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda "tak lama lagi sebaik-baik harta seorang muslim adalah kambing yang ia gembalakan di lereng-lereng gunung dan tempat-tempat hujan turun, ia lari untuk menyelamatkan agamanya dari gelombang fitnah." Telah menceritakan kepada kami Shadaqah telah mengabarkan kepada kami Ibnu Uyainah dari Maโ€™mar dari Az Zuhri dari Hind dari Ummu Salamah dan Amru. Dan dari Yahya bin Saโ€™id dari Az Zuhri dari Hind dari Ummu Salamah berkata, โ€œPada suatu malam Nabi shallallahu alaihi wasallam terbangun lalu bersabda โ€œSubhaanallah Maha suci Allah, fitnah apakah yang diturunkan pada malam ini? Dan apa yang dibuka dari dua perbendaharaan Ramawi dan Parsi? Bangunlah wahai orang-orang yang ada di balik dinding kamar-kamar, karena betapa banyak orang hidup menikmati nikmat-nikmat dari Allah di dunia ini namun akan telanjang nanti di akhirat tidak mendapatkan kebaikan.โ€ Hr. Bukhari Hudzaifah ra berkata Saat itu kami sedang duduk-duduk bersama Umar. Maka berkatalah Umar, โ€œSiapakah di antara kalian yang tahu betul terhadap sabda Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam yang berkaitan dengan fitnah?โ€ Maka aku pun menjawab, โ€œAkulah orangnya.โ€ Maka, Umar berkara, โ€œSungguh, engkau terhadap masalah ini termasuk orang yang berani.โ€ Maka aku pun langsung mengatakan permasalah itu di hadapannya, โ€œKetahuilah, fitnah yang menimpa seorang laki-laki terkait keluarga, harta, anak, atau tetangganya dapat dilebur dengan shalat, puasa, sedekah, dan melakukan amar makruf dan nahi munkar.โ€ Umar berkata, โ€œBukan itu yang aku maksudkan, tetapi fitnah yang menerpa umat Islam laksana gelombang samudera.โ€ Maka Hudzaifah berkata, โ€œTenang saja engkau tidak akan mengalami pedihnya fitnah itu, wahai Amirul Mukminin, karena antara fitnah itu dan diri Anda terdapat pintu yang tertutup yang menghalanginya.โ€ Umar balik bertanya, โ€œApakah pintu tersebut akan terbuka atau didobrak?โ€™ Hudzaifah menjawab, โ€œPintu tersebut akan didobrak secara paksa.โ€ Kami perawi pun berkata, โ€œApakah Umar juga mengetahui pintuโ€™ itu?โ€ Hudzaifah menjawab, โ€œIya, dia pun juga mengetahuinya seperti siang yang akan mendahului malam. Ketahuilah, aku tidak menceritakan hal ini dengan mengada-ada. Biarkan aku pergi untuk bertanya langsung kepada Hudzaifah. Maka kami pun menyuruh Masruq untuk menanyakannya, maka Hudzaifah pun menjawab, Pintu itu adalah Umarโ€™.โ€ [HR. Al-Bukhari] Dari Abu Hurairah radliyallahu anhu bahwasanya pernah ditanyakan, โ€œWahai Rasulullah, apakah ghibah itu?โ€. Beliau menjawab, โ€œKamu menceritakan saudaramu apa yang dia tidak sukaโ€. Ditanyakan lagi, โ€œBagaimana pendapatmu, jika pada saudaraku itu seperti apa yang aku katakan?โ€. Beliau menjawab, โ€œJika ada padanya sebagaimana yang kamu katakan berarti kamu telah meng-ghibahnya, tetapi jika tidak ada padanya, maka bererti kamu telah mem-buhtannyamembuat kebohongan/fitnahโ€. Dari Ibnu Abbas bahwa sesungguhnya Rasulullah saw pernah berjalan melewati 2 dua kuburan, kemudian beliau bersabda โ€œSesungguhnya 2 dua orang ahli kubur itu disiksa dan keduanya tidak disiksa karena dosa besar. Ya, benar. Sesungguhnya dosa itu adalah besar. Salah seorang di antara keduanya adalah berjalan di muka bumi dengan menyebarkan fitnah mengumpat. Sedang salah seorang yang lain tidak bertirai ketika kencingโ€. Bukhari dan Muslim. Demikianlah kumpulan hadits tentang fitnah dalam islam lengkap. Semoga daftar hadist yang sedikit ini bisa bermanfaat dan menambah wawasan ilmu pengetahuan kita tentang bahaya fitnah dan macam macam jenisnya. Wallahu a'lam. KITA tentu sering mendengar istilah โ€œFitnah itu lebih kejam daripada pembunuhanโ€. Namun rupanya tidak banyak yang tahu darimana istilah ini berasal, dan apa makna sebenarnya dari kalimat tersebut. Pokoknya asal pakai saja, dan ngaku-ngaku itu ajaran Islam, karena kalimat tersebut kelihatannyaโ€™ berasal dari Al Qurโ€™an. Dalam bahasa sehari-hari kata fitnahโ€™ diartikan sebagai penisbatan atau tuduhan suatu perbuatan kepada orang lain, dimana sebenarnya orang yang dituduh tersebut tidak melakukan perbuatan yang dituduhkan. Maka perilaku tersebut disebut memfitnah. Tapi apakah makna fitnahโ€™ yang dimaksud di dalam Al Qurโ€™an itu seperti yang disebutkan itu? Mari kita telaah. Di dalam Al Qurโ€™an surat Al Baqoroh 2 ayat 191 tercantum kalimat โ€œWal fitnatu asyaddu minal qotliโ€ฆ.โ€ yang artinya โ€œDan fitnah itu lebih sangat dosanya daripada pembunuhan.โ€ Imam Ibnu Katsir menjelaskan, bahwa Imam Abul Aliyah, Mujahid, Said bin Jubair, Ikrimah, Al Hasan, Qotadah, Ad Dhohak, dan Rabiโ€™ ibn Anas mengartikan โ€œFitnahโ€ ini dengan makna โ€œSyirikโ€. Jadi Syirik itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan. Ayat tersebut turun berkaitan dengan haramnya membunuh di Masjidil Haram, namun hal tersebut diijinkan bagi Rasulullah saw manakala beliau memerangi kemusyrikan yang ada di sana. Sebagaimana diketahui, di Baitullah saat Rasulullah saw diutus terdapat ratusan berhala besar dan kecil. Rasulullah diutus untuk menghancurkan semuanya itu. Puncaknya adalah saat Fathu Makkah, dimana Rasulullah saw mengerahkan seluruh pasukan muslimin untuk memerangi orang-orang musyrik yang ada di Makkah. Kemudian juga di surat Al Baqoroh 2 ayat 217, disebutkan โ€œWal fitnatu akbaru minal qotliโ€ฆโ€ yang artinya โ€œFitnah itu lebih besar dosanya daripada pembunuhanโ€ฆโ€ Ayat ini turun ketika ada seorang musyrik yang dibunuh oleh muslimin di bulan haram, yakni Rajab. Muslimin menyangka saat itu masih bulan Jumadil Akhir. Sebagaimana diketahui, adalah haram atau dilarang seseorang itu membunuh dan berperang di bulan haram, yakni bulan Rajab, Dzulqoโ€™dah, Dzulhijjah dan Muharram. Melihat salah seorang kawan mereka dibunuh, kaum musyrikin memprotes dan mendakwakan bahwa Muhammad telah menodai bulan haram. Maka turunlah ayat yang menjelaskan bahwa kemusyrikan dan kekafiran penduduk Makkah yang menyebabkan mereka mengusir muslimin dan menghalangi muslimin untuk beribadah di Baitullah itu lebih besar dosanya daripada pembunuhan yang dilakukan oleh orang-orang beriman. Tak ada satupun ayat di dalam Al Qurโ€™an yang mengartikan kata โ€œfitnahโ€ dengan arti sebagaimana yang dipahami oleh orang Indonesia, yakni menuduhkan satu perbuatan yang tidak dilakukan oleh orang yang dituduh. Kata fitnahโ€™ di dalam Al Qurโ€™an memang mengandung makna yang beragam sesuai konteks kalimatnya. Ada yang bermakna bala bencana, ujian, cobaan, musibah, kemusyrikan, kekafiran, dan lain sebagainya. Maka memaknai kata fitnahโ€™ haruslah dipahami secara keseluruhan dari latar belakang turunnya ayat dan konteks kalimat , dengan memperhatikan pemahaman ulama tafsir terhadap kata tersebut. Memaknai kata-kata di dalam Al Qurโ€™an dengan memenggalnya menjadi pengertian yang sepotong-sepotong serta meninggalkan makna keseluruhan ayat, hanya akan menghasilkan pemahaman yang melenceng dan keliru akan isi Kitabullah. Dan itulah yang dilakukan oleh orang-orang yang hendak menyalahgunakan Kitabullah demi mengesahkan segala perilakunya. Dan ini juga dilakukan oleh orang-orang yang hendak menyelewengkan makna Al Qurโ€™an dari pengertian yang sebenarnya. []

kata bijak fitnah lebih kejam