Kecelakaanlalu lintas (Lakalantas) terjadi di jalur pantura Probolinggo-Situbondo, tepatnya di jalan raya masuk Desa Kebonagung, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo Rabu (20/7/2022) pagi tadi. Pemasangan tiga patung kerapan sapi di Alun-Alun Trunojoyo Sampang ditargetkan pada November 2022 mendatang. Saat ini penggarapan patung
Kecelakaan melibatkan truk bernopol L 9736 BR dengan dump truk terjadi di KM 76 Tol Malang-Pandaan, sekitar pukul 05.00 Wib, Kamis (2/4/2020).Satu orang tewas dalam kecelakaan ini.. Kanit 4 Sat Patroli Jalan Raya Polda Jatim AKP Imam Mahmudi menjelaskan, korban meninggal adalah kernet truk Cold Diesel bernopol L 9736 BR bernama
Usaikecelakaan bus di Tol Dupak, musibah kembali terjadi lagi. Kali sebuah bus terbakar di tol Pandaan arah Malang KM 61.00. Pradipta petugas Senkom Jasa Marga Tol Gempol menyebut ada penutupan jalan sementara. Pradipta meminta para pengguna tol bisa turun di Exit Pandaan, karena jalur sementara akan ditutup untuk proses evakuasi.
POSBELITUNGCO, BELITUNG - Peristiwa kecelakaan lalu lintas di Raya Membalong, Dusun Kelekak Usang, Desa Perawas, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. telah ditangani oleh jajaran Unit
PANDAAN(BeritaTrans.com) –Simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, masih jadi blackspot rawan kecelakaan. Jumat sore (29/1) kecelakaan beruntun yang melibatkan truk, motor, dan pikap terjadi di ruas jalan setempat. Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 15.00.
MALANG Jajaran Polres Pasuruan, Jawa Timur masih menyelidiki kecelakaan yang terjadi di Tol Gempol-Pandaan kilometer 772/B Kabupaten Pasuruan.. Kecelakaan itu menewaskan tiga orang, terdiri dari ibu dan dua anaknya. “Penyebab, yang pasti (pengendara) mobil itu kehilangan konsentrasi,” kata Kasatlantas Polres Pasuruan, AKP Bayu
HiPuFT. sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan di simpang empat patung sapi, Pandaan, Minggu 16/9/2018. Lalu lintas dari arah Gempol menuju Pandaan menjadi terputus, seluruh badan jalan tertutup beruntun terjadi sekitar pukul WIB, tepat di simpang empat Pandaan, Kabupaten diketahui pasti kronologi terjadinya kecelakaan. Sedikitnya sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan, terdiri dari truk Tangki air, truk pengangkut galon air mineral, lima mobil dan dua sepeda memperlancar arus lalu lintas polisi yang berada di lokasi menerapkan contra flow. Sembari mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan pengendara mengurangi laju kecepatannya untuk melihat proses evakuasi. Selain itu, galon air mineral tampak berceceran dan membasahi jalan sumber menyebutkan, fungsi rem pada truk mineral mengalami gangguan, diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun ada penjelasan kemungkinan terdapat korban dalam peristiwa di jalur utama jurusan Malang-Surabaya ini.
Pandaan – Kecelakaan beruntun di simpang empat patung sapi Pandaan, Kabupaten Pasuruan Sempat menyebabkan kemacetan, Minggu 16/9/2018. Namun, lalulintas berangsur-angsur normal, setelah sejumlah kendaraan yang menutup badan jalan dievakuasi. Dari pantauan Pasuruan Traffic Centre PTC Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan. Arus lalu lintas baik dari arah Surabaya menuju Malang maupun sebaliknya terpantau ramai lancar. Tidak terlihat penumpukan kendaraan di simpang empat patung sapi, Kecamatan Pandaan. Hanya puluhan galon air mineral, terlihat berada di tepi jalan. Sebelumnya, Polisi sempat memberlakukan contra flow saat proses evakuasi kendaraan roda empat maupun truk yang terlibat kecelakaan beruntun pagi tadi. Para pengendara yang melintas juga terlihat mengurangi laju kendaraannya ketika proses evakuasi kendaraan berlangsung. Kecelakaan beruntun yang terjadi pukul WIB tersebut sempat membuat arus lalu lintas dari arah Gempol menuju Pandaan macet. Itu karena truk pengangkut galon air mineral dan beberapa mobil yang terlibat menutup badan jalan. Hingga saat ini belum diketahui pasti kronologi kecelakaan yang melibatkan kendaran truk tangki air, beberapa mobil dan sepeda motor itu. Sejumlah sumber menyebutkan, fungsi rem pada truk mineral mengalami gangguan, diduga menjadi penyebab kecelakaan beruntun ini. Belum ada penjelasan kemungkinan terdapat korban dalam peristiwa di jalur utama jurusan Malang-Surabaya ini. wil/ono
Pandaan – sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan di simpang empat patung sapi, Pandaan, Minggu 16/9/2018. Lalu lintas dari arah Gempol menuju Pandaan menjadi terputus, seluruh badan jalan tertutup kendaraan. Kecelakaan beruntun terjadi sekitar pukul WIB, tepat di simpang empat Pandaan, Kabupaten Pasuruan. [Simak Videonya Kecelakaan di Patung Sapi Pandaan Akibat Rem Blong ] Belum diketahui pasti kronologi terjadinya kecelakaan. Sedikitnya sejumlah kendaraan terlibat kecelakaan, terdiri dari truk Tangki air, truk pengangkut galon air mineral, lima mobil dan dua sepeda motor. Untuk memperlancar arus lalu lintas polisi yang berada di lokasi menerapkan contra flow. Sembari mengevakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun. Banyak pengendara mengurangi laju kecepatannya untuk melihat proses evakuasi. Selain itu, galon air mineral tampak berceceran dan membasahi jalan raya. Beberapa aumbes menyebutkan, fungsi rem pada truk mineral mengalami gangguan, diduga menjadi penyebab kexelakake beruntun ini. Belum ada penjelasan kemungkinan terdapat korban dalam peristiwa di jalur utama jurusan Malang-Surabaya ini. wil/ono
PASURUAN - Kecelakaan yang terjadi di Jalan Raya Malang - Surabaya, tepatnya di Simpang Empat Patung Sapi, Pandaan, Pasuruan, Minggu 16/9/2018 pagi melibatkan delapan kendaraan. Satu kendaraaan menabrak tujuh kendaraan di depannya. Belum diketahui jelas, apa yang menyebabkan kecelakaan ini. Saat ini, Korps Bhayangkara sedang melakukan pemeriksaan dan mencari keterangan para saksi. Kecelakaan ini berawal dari Truck Fuso Nopol W 9178 NH yang dikemudikan Kutut Suntari warga Dusun Kedung Kampil, Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong. Dia melaju dari arah Malang. Sesampainya di lokasi, truk langsung menyeruduk tujuh kendaraan di depannya. Baca Kecelakaan Beruntun di Jalur Surabaya - Malang di Kabupaten Pasuruan, Diduga Rem Blong Tujuh kendaraan itu diantaranya Truk Tangki Air Nopol N 9351 UT yang dikemudikan Endi Setyo Wibowo 37 warga Dusun Brubuh, Desa Sukoreno, Kecamatan Prigen. Selanjutnya, Honda Brio Nopol N 1528 CR yang dikemudikan Agung Wibowo 37 warga Kota Malang. Daihatsu Grand Max Nopol W 796 BE yang dikemudikan Abdurahman 22 warga Kesambi, Bali. Pengemudi Honda CB Nopol AG 5888 HX yang dikemudikan Muh Mufatisal Ahkam warga Kediri, Daihatsu Xenia Nopol L 1446 PF yang dikemudikan Alim Wulyono 54 warga Suko, Kabupaten Sidoarjo, Daihatsu Xenia Nopol W 1657 BL yang dikemudikan Moh Junaidi 35 warga Desa Pulorejo, Kecamatan Kota Mojokerto, Dan terakhir, Toyota Kijang Innova Nopol N 1082 VZ yang dikemudikan Nur Kholis 48 warga Dusun Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas ini. Hanya empat orang yang mengalami luka-luka dalam kecelakaan tersebut. Korban di antaranya Akhmad Ivan Zulkarnaen penumpang Honda Brio. Yang bersangkutan mengalami luka pada kepala, Fazsen Naura Azkia 11 , penumpang Honda Brio yang mengalami luka pada dahi memar dan telinga nyeri. Faiza Adiva Nisrina 6 penumpang Honda Brio, yang mengalami luka pada dahi kanan, dan tangan kiri lecet, dan Mukhammad Junaidi, pengemudi Daihatsu Xenu yang mengalami luka pada bibir bawah. Keempat korban kini sedang dirawat intensif di RS Mitra Sehat Medika pandaan. Sementara ini, semua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah dievakuasi dan dibawa ke Pos Lantas Pandaan depan Masjid Cheng Hoo Pandaan. Arus lalu lintas kembali normal, meski sempat tersendat. Namun, tidak berlangsung lama dan kini sudah normal kembali.
PANDAAN – Kasus kecelakaan karambol yang terjadi di simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Minggu 16/9 pagi, memang karena faktor teknis. Kasus ini masih diselidiki Satlantas Polres Pasuruan. Meski karena faktor teknis yakni rem tronton blong, polisi juga menilai di TKP kecelakaan, kurang akan rambu peringatan. Rambu itu seperti peringatan hati-hati, jalan pelan-pelan, awas jalur rawan laka, hingga jalan turunan, dan sebagainya. Hal inilah yang membuat sopir truk, acapkali tancap gas saat melintas di jalan tersebut. “Sejauh ini, untuk evaluasi sementara penyebab laka karambol diakibatkan faktor teknis kendaraan. Rem tak fungsi maksimal atau rem blong,†jelas Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar. Dalam pantauannya di lapangan, jalan yang masuk jalur nasional dan kawasan tertib lalu lintas KTL, memang minim rambu–rambu peringatan. Baik itu dari arah Malang maupun sebaliknya. Padahal, rambu-rambu ini bisa menjadi penanda. “Rambu-rambu peringatannya tidak ada. Tentunya harus ditambah. Ini, nanti kami sampaikan dan perlu dibahas dalam forum komunikasi lalu lintas melibatkan instansi lainnya,†cetus mantan Kasatlantas Polres Tuban ini. Untuk keberadaan traffic light TL di simpang empat Patung Sapi, Kasat menegaskan, masih diperlukan keberadaannya. Karena kendaraan dari empat lajur berbeda sama-sama ramainya, utamanya dari arah Malang ke Surabaya maupun sebaliknya. Jika TL di simpang empat di-flash, arus lalin akan lebih semrawut. Juga tidak menutup kemungkinan rawan laka pula. “Dalam waktu dekat dan secepatnya, segera kami survei dan evaluasi. Agar bisa ditemukan format dan cara maksimal agar kasus laka karambol tak terulang kembali,†ungkapnya. zal/fun PANDAAN – Kasus kecelakaan karambol yang terjadi di simpang empat Patung Sapi, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, Minggu 16/9 pagi, memang karena faktor teknis. Kasus ini masih diselidiki Satlantas Polres Pasuruan. Meski karena faktor teknis yakni rem tronton blong, polisi juga menilai di TKP kecelakaan, kurang akan rambu peringatan. Rambu itu seperti peringatan hati-hati, jalan pelan-pelan, awas jalur rawan laka, hingga jalan turunan, dan sebagainya. Hal inilah yang membuat sopir truk, acapkali tancap gas saat melintas di jalan tersebut. “Sejauh ini, untuk evaluasi sementara penyebab laka karambol diakibatkan faktor teknis kendaraan. Rem tak fungsi maksimal atau rem blong,†jelas Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Eko Iskandar. Dalam pantauannya di lapangan, jalan yang masuk jalur nasional dan kawasan tertib lalu lintas KTL, memang minim rambu–rambu peringatan. Baik itu dari arah Malang maupun sebaliknya. Padahal, rambu-rambu ini bisa menjadi penanda. “Rambu-rambu peringatannya tidak ada. Tentunya harus ditambah. Ini, nanti kami sampaikan dan perlu dibahas dalam forum komunikasi lalu lintas melibatkan instansi lainnya,†cetus mantan Kasatlantas Polres Tuban ini. Untuk keberadaan traffic light TL di simpang empat Patung Sapi, Kasat menegaskan, masih diperlukan keberadaannya. Karena kendaraan dari empat lajur berbeda sama-sama ramainya, utamanya dari arah Malang ke Surabaya maupun sebaliknya. Jika TL di simpang empat di-flash, arus lalin akan lebih semrawut. Juga tidak menutup kemungkinan rawan laka pula. “Dalam waktu dekat dan secepatnya, segera kami survei dan evaluasi. Agar bisa ditemukan format dan cara maksimal agar kasus laka karambol tak terulang kembali,†ungkapnya. zal/fun Artikel Terkait
kecelakaan di patung sapi pandaan